PKC adalah sebuah team/kelompok pendaki maupun petualang yang melakukan kegiatan dengan menggunakan celana pendek.PKC terbentuk pada tanggal 13 oktober 2013 di Nglanggeran.Pembentukan PKC ini sebenarnya tidak disengaja dan hanya sebuah spontanitas yang terjadi saat pendakian di Nglanggeran.Nama PKC diambil karena karena pada suatu kegiatan pada saat kami melakukan kegiatan semua anggota team hanya menggunakan celana pendek semua.Pada awal pembentukannya,PKC hanya terdiri dari 9 orang yaitu Parsad Habib, Liarde Wicaksono, Roy Bastian, Muhammad Miftah, Alif Rizky, Wisnu, Yosa Bimo, Febri Dwi Saputra, dan Agil Laksmana.
Kegiatan PKC yang pertama adalah mendaki di Nglanggeran,salah satu gunung api purba yang pernah aktif yang berada di desa Nglanggeran, Patuk, GunungKidul, Yogyakarta.Terletak di kawasan karst Baturagung, gunung yang litologinya tersusun oleh fragmen material vulkanik tua ini memiliki dua puncak yakni puncak barat dan puncak timur.Kami memulai perjalanan menuju kawasan Nglanggeran mulai pukul 8 malam.Dalam perjalanan kami juga menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola melalui handphone yang memiliki fitur televisi yang dibawa oleh salah seorang dari kami.Pertandingan sepak bola tersebut mempertemukan timnas Indonesia melawan Timnas Korea Selatan.Di tengah perjalanan,kami berhenti disebuah minimarket untuk membeli bahan makanan dan juga minuman yang akan kami pakai di puncak Nglanggeran nanti.Setelah dirasa cukup,kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor menuju kawasan pendakian Nglanggeran.
Sesampainya di kawasan Nglanggeran kami tidak langsung mendaki begitu saja,karena kami harus memarkirkan sepeda motor yang kami bawa.Kami juga harus membayar uang registrasi sejumlah Rp7000,00 untuk satu orang.setelah melakukan registrasi,kami melakukan sholat isya berjamaah terlebih dahulu baru kami mulai pendakian.
Kami memulai pendakian dengan berdoa bersama terlebih dahulu supaya dapat mencapai puncak dengan keselamatan peda setiaap anggota tim.Setelah berdoa kami memulai pendakian yang dipimpin oleh Alif Rizky yang sudah hafal dengan jalan yang harus dilewati.Dalam perjalanan,kami harus melewati berbagai rintangan seperti celah sempit,jalan terjal,dan juga beberapa anak tangga.
Sesampainya di basecamp,kami langsung mendirikan tenda dan menata barang bawaan kami didalam tenda supaya bisa menampung kami semua.Setelah tenda didirikan,kami langsung membuat mie instan untuk mengobati rasa lapar yang kami rasakan.Selesai makan mie instan kami langsung beristirahat didalam tenda.
Setelah hari mulai pagi,kami langsung bergegas menuju ke puncak untuk melihat sunrise yang sangat indah.Namun sayang,cuaca tidak mendukung.Karena awan yang tebal,kami tidak bisa melihat matahari terbit dengan jelas.Untuk mengobati rasa kecewa,kami memutuskan untuk hunting foto bersama sama dengan background yang sangat indah.
Akhirnya baterai kamera yang kami bawa sudah habis.Kami melanjutkan kegiatan dengan makan bersama.Setelah perut teras kenyang kami membereskan tenda dan membersihkan sampah yang berada disekitar tenda kami.Setelah rapi dan bersih,kami kembali berdoa bersama supaya dapat selamat sampai dibawah.Dalam perjalanan turun,kami mengabadikan perjalanan kami menggunakan tablet pc yang dibawa Febri.
Sesampainya di bawah,kami langsung mengambil sepeda motor dan langsung pulang ke rumah masing masing.
ini adalah beberapa foto yang kami ambil:
Categories: